MISB Library JHS-SHS

Mentari Intercultural School Bintaro

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Macbeth : Keadilan itu busuk, dan kebusukan itu adil

Book

Macbeth : Keadilan itu busuk, dan kebusukan itu adil

Shakespeare, William - Personal Name; Artanti, Nina - Personal Name; Fatimah - Personal Name; Nabila, Ifa - Personal Name; Ofvilia, Ratna - Personal Name; Arivati, Ema - Personal Name; Novitasari, Puput - Personal Name;

Macbeth adalah sebuah drama tragedi yang pertama kali dipentaskan pada 1606. Kisah ini mendramatisir efek psikologis yang diakibatkan oleh orang yang memiliki ambisi besar untuk berkuasa demi kepentingan pribadinya.

Drama ini dibuka dengan tiga orang penyihir yang memutuskan untuk menemui Macbeth, seorang jenderal Skotlandia, yang berada di bawah pemerintahan Raja Duncan I. Ketiga orang penyihir ini meramalkan bahwa suatu hari nanti Macbeth akan menjadi raja Skotlandia. Sementara teman Macbeth, Banquo, diramalkan akan memiliki keturunan raja-raja, meskipun ia sendiri takkan menjadi raja.

Macbeth memberitahu istrinya, Lady Macbeth, perihal ramalan tersebut. Lady Macbeth tergiur dengan ramalan itu dan meminta Macbeth untuk membunuh Raja Duncan yang akan menginap di kastil mereka malam itu. Macbeth dan istrinya membuat mabuk kedua penjaga Raja Duncan, dan dalam lelap tidur sang raja, ia dibunuh oleh Macbeth.

Setelah menduduki tahta raja, Macbeth justru menunjukkan ketakutannya serta rasa bersalahnya. Ia juga khawatir bahwa Banquo akan membeberkan ramalan tiga penyihir itu, sehingga semua orang akan tahu bahwa dirinyalah yang telah membunuh Raja Duncan.

Ketakutan yang teramat besar itu membawanya kembali mengunjungi tiga penyihir yang membuat ramalan baru untuknya. Ramalan itu mustahil baginya, dan membuatnya angkuh. Namun sebaliknya justru terjadi pada Lady Macbeth,
ia merasa noda darah Raja Duncan takkan pernah bisa hilang dari tangannya, dan akhirnya menjadi gila.

Bagaimanakah kelanjutan kisah Macbeth?

Apakah ramalan tiga penyihir itu benar-benar terwujud?


Availability
D2301105800 SHA mMy LibraryAvailable
Detail Information
Series Title
-
Call Number
800 SHA m
Publisher
: ., 2018
Collation
160 p ; 20 cm
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
9789791685269
Classification
NONE
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
Cet. 1
Subject(s)
Literature
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

MISB Library JHS-SHS
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

In this new normal season, we still open the Online Library Services. Please contact us through email library.hsbintaro@gmail.com or contact the school office.

Opening Hours (New Normal 2021)
Monday - Friday :
Open : 08.30 AM
Close : 03.00 PM

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search